Wednesday, November 25, 2015

Pengertian Konflik dan Konflik Politik



Pengertian Konflik dan Konflik Politik - Konflik merupakan salah satu konsep dasar ilmu politik, sebagai makhluk sosial manusia tidak bisa terlepas dari interaksi dengan orang lain utamanya dalam pemenuhan hasrat maupun tujuannya. Akan tetapi, sebagai makhluk yang memiliki hawa nafsu dan emosi, dalam interaksi sosial di kehidupan sehari-hari sering kita temui adanya pertentangan dalam masyarakat, baik antar indicidu maupun antar kelompok atau golongan. Karena memang, pada hakikatnya manusia akan senantiasa berkonflik dan dihadapkan dengan perbedaan satu dengan lainnya. 

Teori konflik adalah teori yang memandang bahwa perubahan sosial tidak terjadi melalui proses penyesuaian nilai-nilai yang membawa perubahan, tetapi terjadi akibat adanya konflik yang menghasilkan kompromi-kompromi yang berbeda dengan kondisi semula. Teori ini didasarkan pada pemilikan sarana-sarana produksi sebagai unsur pokok pemisahan kelas dalam masyarakat.


Konflik terjadi karena adanya interaksi yang disebut komunikasi. Hal ini dimaksudkan apabila kita ingin mengtahui konflik berarti kita harus mengetahui kemampuan dan perilaku komunikasi. Semua konflik mengandung komunikasi, tapi tidak semua konflik berakar pada komunikasi yang buruk.

Pengertian konflik menurut para ahli diantaranya dikemukakan oleh Menurut Myes (dalam Ramlan Surbakti, 2005 :15), Jika komunikasi adalah suatu proses transaksi yang berupaya mempertemukan perbedaan individu secara bersama-sama untuk mencari kesamaan makna, maka dalam proses itu, pasti ada konflik.

Menurut Stewart & Logan, (dalam Ramlan Surbakti, 2005 :15). Konflik pun tidak hanya diungkapkan secara verbal tapi juga diungkapkan secara nonverbal seperti dalam bentuk raut muka, gerak badan, yang mengekpresikan pertentangan. Konflik tidak selalu diidentifikasikan sebagai terjadinya saling baku hantam antara dua pihak bersetaru, tetapi juga diidentifikasikan sebagai “perang dingin” antara dua pihak karena tidak diekpresikan langsung melalui kata-kata yang mengandung amarah. (dalam Skripsi Helmi, Fuad, 2011 :12)

Sementara Raven dan Rubin, menjelaskan kepentingan adalah perasaan orang mengenai apa yang sesungguhnya ia inginkan. Perasaan itu cenderung bersifat sentral dalam pikiran dan tindakan orang, yang membentuk inti dari banyak sikap, tujuan, dan minat (intensi)-nya.(Dean, & Jeffrey, 2011 :21)

Sehingga pernyataan lainya dapat dikatakan konflik adalah pertentangan oleh karena terjadi perbedaan kepentingan antara dua atau lebih baik individu maupun kelompok dimana salah satu pihak berusaha menyingkirkan pihak lain dan berusaha menjadi dominan atas pihak lain.

Lalu apa itu konflik politik? Secara definisi pengertian konflik politik sama saja dengan pengertian konflik pada umumnya. Akan tetapi dalam ruang lingkup, isu, dan aktor yang terlibat menjadi pembeda dengan konflik pada umumnya. Konflik politik mengarah pada conflict of interest atau konflik kepentingan.  
Baca Juga: Penyebab Konflik

1 comments so far

Coba Indonesia bebas konflik, pasti betah deh di Indonesia. Thanks informasinya

Terimkasih sudah berkunjung, mari berdiskusi di blog kami. Kajian Politik itu seru dan dinamis. Jadi, lihatlah disekeliling anda, fenomena politik akan senantiasa kita jumpai.
EmoticonEmoticon